Postingan

Bersedekah pada pagi hari

Gambar
“Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga).” Malaikat yang lain berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah).” (HR. Bukhari no. 1442 dan Muslim no. 1010)

Beribadahlah

Beribadahlah kepada Tuhanmu sampai datang kepadamu kematian. (QS. Al-Hijr: 99)

Life for present but dream on!

Life for present but dream on!
Aku lagi sedih sekali

Kamu Mau Apa? Mintanya sama ALLAH!

YAA ROZZAAQU DZUL QUWWATIL MATIIN
"Sesungguhnya Allah Maha Memberi rezeki lagi mempunyai kekuatan yang dahsyat".
QS. Adz Dzariyat [51]:58
Aku tidak pernah meminta untuk di lahirkan di dunia ini.

Tipe Kepribadiaan ENFJ-A

Gambar
Kepribadiaanku berubah? Telah kesekian kali belakangan ini aku test kepribadiaan ini lagi sampai pada akhirnya aku munyak tidak ingin test lagi karena, dulu ketika aku mengenal test ini aku kepribadian ESFJ-A. WKWKW. Kenapa tiba-tiba berubah, tapi memang sih dulu pernah test sempat dapat kepribadian ENFJ-A. Dan aku sempat menanyakan hal ini ketemanku yang sedang kuliah psikolog. Jawabnya hanya: Menilai kepribadiaan itu tidak hanya dari satu test, Ade Disaat itu rasanya aku kehilangan kembali, siapa aku? Wakakakaka...

Berikut kepribadian ENFJ-A berdasarkan  https://www.16personalities.com

*


Kepribadian “Protagonis” Setiap hal yang Anda lakukan benar sekarang bergerak perlahan dan memengaruhi semua orang. Postur Anda dapat menerangi hati Anda atau menularkan kecemasan. Napas Anda dapat memancarkan cinta atau mengeruhkan ruangan dalam kegundahan. Lirikan Anda dapat melahirkan kesenangan. Kata-kata Anda dapat menginspirasikan kebebasan. Setiap tindakan Anda dapat membuka hati dan pikiran.…

Si penurut yang cengeng | Ibu

Lagi terbesit tentang pola asuh ibu. Yang menjadikanku seperti, sekarang. Ibu orang yang mengajariku disiplin, ini itu. Yang begitu mengekangku dari jenis pakaian yang harus aku pakai sampai aku malas sekali ketika harus beli baju lebaran, setiap aku memilih selalu ibu berkata "Itu Jelek". Jadi mengikuti maunya ibu. Karena tidak mau ribut. Masih ingat aku, dulu kecil mungkin sd menuju smp, pakaianku masih diatur, apalagi ketika akan ke tempat keluarga atau acara kondangan. Ibu selalu memilihkan bajuku. Bahkan mengkotakkanku kan bu, untuk menyukai warna kesukaan ibu. Hehe.

Sesimpel baru baju, belum tentang makanan, barang yang aku inginkan. Segala sesuatu yang tidak bisa diperdebatkan. Seleraku tidak semuanya sama seperti maunya, ibu.

Aku, Ade yang penurut. Bu.
Terkadang menahan tangis, lalu menangis dikamar tengah malam. Seperti malam ini, saat pemikiran ini muncul. Atau setelah pasrah dengan maunya ibu, aku kekamar mandi. Menangis sesaat.
Dan, aku. Ade yang cengeng. Bu.

Aku…

Idealis vs Realistis

Gambar
Sebagai lulusan baru (fresh-graduate) pasti menggebu-gebunya ingin menjadi seseorang yang telah di impi-impikan, di pupuk sejak kuliah bahkan mimpi-mimpi itu ada sebelum terjerumus di dunia mahasiswa. Saya, sebagai lulusan Teknik Perminyakan. Sangat mengagung-agungkan ingin menjadi Reservoir Engineer atau Production Engineer, ya bukan Drilling Engineer. Idealisme itu sangat kental ketika masih kuliah semester empat, telah menjajaki mata kuliah menjurus ke inti dari perkuliahan Teknik Perminyakan itu sendiri. Semester enam juga pernah mengikuti pemagangan (COOP) di salah satu perusahaan minyak dan gas swasta di Jalan Minyak, Balikpapan sebagai well-performance atau Production Engineer. Semakin yakin mimpi sedikit lagi akan tercapai. 
Januari bulan tulisan ini aku tulis, bulan dimana setahun yang lalu aku sidang tugas akhir. Tugas akhir dengan sesuai passion, tentang uji sumur related sekali dengan Reservoir Engineer dan Production Engineer. Betapa bahagianya aku bisa mendapatkan mento…

Surat Cinta dari KUUP28

Gambar
Akhir tahun lalu aku mulai menyimpun-nyimpun yang ada di kamar. Alih-alih ingin membersihkan kamar. Dari bongkar laci lemari, box, bersihin kipas, vacuum cleaner, dll. Ku pisahkan mana yang telah layak dibuang, mana yang perlu disimpan, mana yang perlu didonasikan. Biasa simpun-simpun ini aku lakukan diakhir atau awal bulan, atau ketika setelah moment yang memporak-porandakan kamarku contohnya seperti habis sidang tugas akhir, sidang kp, habis jadi pubdekdok acara kampus dsb; atau ketika kamar rasanya telah sesak sekali, atau bahkan aku membersihkan kamar ketika rasanya lagi banyak setan dikamarku.
Ada beberapa barang yang aku bingung harus di apakan, terutama pemberian setelah sidang tugas akhir atau ketika wisuda. Seperti bucket bunga flanel, boneka, slempangan ST, dll. Hingga kini masih ku pikirkan akan ku apakan (mohon jika ada saran bisa beritahu saya). Dan ada satu barang yang membuatku cukup berdiam agak lama, sesaat otakku mulai memanggil memori-memori saat bersama dahulu. Ba…

Listen, then shut up.

Gambar
Belakangan ini orang-orang makin terbuka saja bercerita padaku. Dari tentang kerjaan, keluarga, pacar, mantan, kebodohan akan masalalu hingga hal-hal sensitive lainnya. Aku bahkan seperti baru mengenal kawan-kawanku seutuhnya ketika bercerita lebih tentang hidupnya. Sungguh!

Sedangkan aku,

Rasanya makin tertutup saja. Rapat.
Terkadang aku berpikir apa aku terlalu memilih orang yang tepat untuk meluapkan yang terpendam atau aku terlalu mengharapkan suatu ekspetasi respon orang saat mendengarkanku. Yang ketika tak sesuai harap, aku tak akan cerita lagi. Pada orang itu. Atau sekedar menangis dimalam hari rasanya mungkin, telah cukup.

Kadang aku benci, aku.
Saat seperti ini.

Aku satu dari banyak anomali

Gambar
Bertanya-tanya terhadap jati diri
Banyak telah terlampaui
Diantara hitam dan putih
Aku satu dari banyak anomali

Fantasi kelam selalu menghantui
Menghampiri lalu meracuni
Tak... Tak akan ku biarkan itu terjadi (kembali)
Aku satu dari banyak anomali

Rasanya berjibun janji
Pada Tuhan dan diri sendiri
Tanpa satupun yang dapat ikut menyelami
Aku satu dari banyak anomali

Anak pertama: Menginginkan Kakak

Gambar
Aku anak pertama, yang selalu menginginkan punya kakak. Entah kakak cowok yang bisa melindungi ku, menjadi jagoan dikeluargaku atau kakak cewek yang bisa diajak kelahi rebutan baju misalnya, atau menjadi tempat aku berkeluh kesah. Entah ini pasti mimpi yang tidak mungkin terjadi untuk para anak pertama, atau cuman aku yang selalu berharap Tuhan mutar kembali takdir.
Aku merekap segala hidupku akhir-akhir ini, dari aku kecil dengan ingatan terjauhku sampai ingatan aku menulis tulisan ini. 
Dari kecil aku punya kakak, Mbak Ika namanya.  Sejak kecil Adikku dititip ditetangga depan begitu juga aku, Adikku sejak lahir, Aku sejak SD, karena Bapak dan Ibu bekerja. Tetangga depan telah menjadi keluarga terdekat hingga kini. Hingga Adikku memanggil Ibunya Mbak Ika dengan sebutan Mama. Ya, Mbak Ika telah seperti Kakak dari mengajariku perhitungan 1 + 1 hingga perkalian 13 x 15. Mbak yang selalu mendengarkan cerita halu saat aku kecil ya aku suka cerita tidak jelas didepannya, seolah-olah ingin…